Windows Vista versi Beta

Windows Vista versi Beta dengan feature lengkap telah diluncurkan Microsoft. Artikel berikut adalah bagian pertama dari serial artikel yang akan membahas sistem operasi baru ini.

Bagian 1: Interface Baru
Perkembangan Windows Vista memang menarik untuk diikuti. Pada versi Beta 1 dapat terlihat bahwa feature-nya tidak berbeda jauh dari Windows XP. Namun, penerus Windows XP ini menawarkan engine baru. Pada versi Beta selanjutnya, barulah terlihat bahwa Vista memiliki tampilan yang benar-benar berbeda. Selain mengenai fungsi-fungsinya, ulasan berikut juga membahas sejauh mana visi Windows baru ini.

»Aero: Lebih Banyak Informasi, Desktop Menjadi Sempit
Feature baru pada Desktop adalah Aero Glass. Aero merupakan interface baru dengan efek visual yang menakjubkan dan window frame transparan dalam tampilan 3D. Desain baru ini tidak hanya terlihat ramping, tetapi juga lebih efisien. Pada Vista, Taskbar dan Task Manager dapat menampilkan Live Preview. Bila sebuah window memutar video, content-nya dapat muncul dalam Mini Preview. Icon Program Folder kini berisi sebuah virtual map yang memuat halaman-halaman yang menampilkan isi dokumen. Jadi, pengguna dapat langsung mengetahui isi folder tersebut, apakah berisi dokumen Word, Excel, foto, atau film.

Untuk mengaktifkan Aero Glass, Anda harus menggunakan graphics card yang mendukung DirectX9 dan Windows Vista Display Driver Model (WDDM). Jika tidak, Vista secara otomatis akan menurunkan kinerja Aero serta mematikan fungsi Preview dan efek 3D. Akibatnya tampilan Vista tidak berubah. Tingkat kenyamanan pun tidak bertambah dan tampilan grafisnya pun  biasa-biasa saja.

»DPI Scaling: Icon dalam Resolusi HD
Vista sudah siap untuk feature High Density (HD). Microsoft pun menyesuaikan icon dan tulisan dengan resolusi monitor yang lebih tinggi. Ini penting karena icon dengan resolusi tinggi akan lebih kecil dan sulit dibaca. Nantinya, setting DPI dapat disesuaikan sendiri tanpa batasan scaling. Untuk itu, Microsoft mengubah format file icon dari bitmap menjadi vector graphic. Setting sistem ini dapat dimodifikasi melalui Desktop Option “Personalize”. Bila Anda membutuhkan icon yang lebih besar dalam sebuah direktori, Anda dapat mengubah konfigurasi setiap folder  melalui Dekstop.

»Startmenu: List Menu Lebih Rapi
Hal pertama yang menarik pada Windows Vista adalah perbaikan pada fungsi menu Start. Berbeda dengan sebelumnya, list folder tidak lagi terbuka ke samping, melainkan tetap dalam menu Start. Jadi, menu-menu terlihat lebih rapi. Bahkan, pengguna dapat menentukan sebuah filter untuk mengakses daftar program. Hanya dengan mengetikkan beberapa huruf, pengguna sudah bisa mencapai menu Word, ICQ, atau Photoshop.

»Desktop Search: Semua Dapat Ditemukan
Vista kini menyediakan sebuah search box pada setiap window yang terletak di kanan atas. Kinerjanya diklaim setara dengan Google Desktop. Bahkan, di dalam Control Panel juga tersedia search option. Setelah menentukan kata kunci, Vista akan mencari hasilnya dalam Windows Help atau Internet. Cara ini menghemat waktu pencarian program, file, atau  Windows Help. Bahkan, kini Internet Explorer 7 menyediakan sebuah kolom pencarian di kanan atas, sama seperti Opera dan Mozilla Firefox.

»Menyimpan Pencarian : Folder Virtual
Fungsi ini cocok bagi pengguna yang  tidak mau repot dengan struktur folder. Vista akan segera menemukan file di mana pun file tersebut berada dan selanjutnya akan disimpan dalam virtual folder. Folder ini tidak berisi data, melainkan kumpulan file. Contohnya, Anda memiliki sebuah dokumen yang tersimpan dalam dua folder.
Sebelumnya, pengguna harus menentukan apakah akan meng-copy file ke dalam kedua folder tersebut (dua kali kerja, ruang penyimpanan lebih besar) atau memperhatikan lokasi path folder yang berisi file tersebut. Kini, fungsi search ini berfungsi seperti sebuah folder. Cukup mengklik file tersebut, Anda akan sampai pada lokasi penyimpanan yang benar.

»Navigasi : Akses Lebih cepat
Pada Windows Vista, Anda tidak harus membuka list direktori untuk menuju ke sebuah direktori. Kini, pengguna dapat langsung melompat ke folder berikutnya. Pada Address Bar, tersedia menu drop-down, sehingga akses ke folder lebih cepat bila berada dalam satu direktori yang sama.

Tool Praktis
Mini tool yang sering digunakan (disebut Gadget) dapat dihilangkan hanya dengan menggunakan mouse. Saat ini, Vista Beta menyediakan lima Gadget, yaitu: Clock, Slideshow, RSS-Reader, QuickStart area, dan Recycle Bin. Tool lain dapat diperoleh melalui ww.microsoft gadgets.com. Praktisnya, tetap ada ruang untuk menampilkan email baru.

»Info : Goodbye Klik Kanan
Banyak fungsi Windows yang jarang dipergunakan karena letaknya tersembunyi dan harus menggunakan klik-kanan. Kini Vista menampilkan semua fungsi dengan jelas dalam Explorer dan Desktop. Praktis, terutama untuk pemula. Meski demikian, fasilitas klik-kanan tetap tersedia. Namun, semua fungsi penting sudah tersedia pada icon bar. Selain itu, Vista juga menampilkan info, seperti ukuran file, tanggal, dan atribut dengan jelas di bagian bawah (tidak lagi di window sebelah kiri).

»Sidebar : Lebih Nyaman di Pinggir
Microsoft tampaknya berhasil dengan Windows Sidebar dan Gadget. Sebelum Vista mencapai versi Beta, tool ini telah menarik minat pengguna. Sidebar merupakan sejenis exstension dari taskbar. Di sini, pengguna menyimpan beragam mini tool (gadget) yang akan mempermudah tugas sehari-hari. Microsoft menawarkannya bersamaan dengan gadget lain seperti Quickstart-Pad, Slideshow, dan RSS Reader. Agar fungsinya lebih beragam, Microsoft membuka komunitas (www. microsoftgadgets.com) untuk mengembangkan fungsi gadget ini. Di sini, pengguna dapat memublikasikan gadget rancangannya. Tekniknya sendiri merupakan varian dari AJAX, yang bekerja dengan JavaScript dan XML.

»Vista Theme : Enak Dilihat
Saat ini, Windows Vista versi Beta menawarkan desain baru, yaitu “Vista Theme”. Theme ini mendukung Aero Glass dan dominan dengan suasana gelap. Mulai dari taskbar, Start menu sampai window, semuanya berwarna hitam metalik. Latar belakang desktop sendiri menampilkan gambar pemandangan dalam nuansa coklat. Mungkin saja, Microsoft nanti memberikan theme lainnya sebagai alternatif.

»Classic THEME : Alternatif bagi Pencinta Windows XP
Bila Anda sudah terbiasa dengan theme Windows XP, Microsoft pun menyediakan theme lain, seperti “Windows Classic”. Nuansanya mirip Windows 2000, tanpa pernak-pernik di sana sini. Namun, fasilitas yang didukung Aero Glass, seperti Preview Windows, tidak tersedia.

»Sounds : Composer Baru
Untuk urusan musik, tidak banyak yang dilakukan. Namun, Microsoft menawarkan sebuah composer baru untuk editing suara atau musik. Dengan tool ini Anda dapat mengedit dan merekam musik.

»KESIMPULAN CHIP : Era Tampilan 3DSetelah Apple dan Linux, Microsoft pun kini melompat ke 3D. Tampilan 3D pada Vista cukup bagus, membuat Anda merasa nyaman. Suatu kombinasi antara kenyamanan dan  fungsi.

Source : CHIP 05 2006
Author : Reza.Wahyudi@CHIP.co.idThis email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it (VP)

Leave a Reply